Journal

Kenapa sih ke Taman Nasional Komodo??

blog labuan 4

Ini adalah hari ke-4 menuju hari ke-5 Kami overland pulau Flores. Kami tiba di Labuan Bajo pada malam hari, setelah menempuh perjalanan cukup panjang dan melelahkan dari Bajawa. Badan rasanya mau rontok Disebabkan terlalu lama duduk di mobil selama lebih dari 8 jam dengan medan jalan berkelok. Karena kami belum booking penginapan di Labuan Bajo, kami sempat berkeliling-keliling mencari tempat menginap yang kami rasa cocok #CocokDiKantong. Walhasil keputusan jatuh pada Hotel Surya, yang terletak di atas. Kami menyewa 2 kamar di lantai atas untuk bermalam disini. Saat itu untuk semalam seharga Rp 350.000. Kami hanya sewa semalam karena esok pagi sudah harus berangkat lagi ke Pulau Rinca. Wah saya sudah tidak tahan lagi untuk merasakan mabuk di ombang ambing ombak lautan Flores.

Blog Rinca 2

Gugusan Pulau Menjadi Pemandangan menuju Pulau Rinca

Karena khawatir tidak mendapatkan kapal dikarenakan kami belum ada perjanjian sewa kapal, pada malam itu juga kami nego dengan seseorang yang menyediakan travel tour pulau komodo. Setelah diskusi dengan 4 teman saya yang dompetnya sudah mulai kritis, akhirnya harga yang keluar untuk sewa kapal sebesar Rp 750.000/orang untuk 2 hari satu malam. Karena  jumlah kami berlima jadi total untuk penyewaan kapal sebesar Rp 3.750.000. Deal sudah, tinggal besok pagi mempersiapkan diri untuk keberangkatan menuju komplek pulau komodo.

Kenapa orang-orang ingin ke Taman nasional Komodo

Blog labuan 6

Pohon Jomblo yang Fotogenik

Sebelumnya saya ingin berbagi sedikit informasi bahwa komplek taman nasional Komodo ini memiliki tiga pulau besar, yaitu : Pulau Padar, Pulau Komodo dan Pulau Padar. Sayangnya kami tidak sempat berkunjung ke beberapa pulau tersebut. Diantar pulau besar tersebut saya hanya menyempatkan berkunjung ke pulau Rinca, Karena selain jarak pulau Rinca yang tidak begitu jauh dengan Labuan Bajo. Pulau Rinca ini merupakan habitat asli Komodo dengan populasi yang cukup banyak. Jadi para pelancong biasanya akan menemukan Komodo walau hanya bobo siang di bawah dapur #Eh. Tak hanya komodo di Pulau Rinca, Anda bisa menemukan hewan-hewan lainnya, seperti rusa, babi hutan dan kerbau. Kenapa sih Komodo ini sempat jadi destinasi pelancong?? menurut saya  pribadi :

1. Taman Nasional Komodo ini dijadikan sebagai UNESCO World Heritage pada tahun 1991 dan Pada tahun 2011 Taman Nasional ini juga masuk jajaran New 7 Wonders, Bukan main bukan? masih mau nunggu komodo punah dulu?

2. Hewan yang pernah menjadi uang koin pecahan Rp 50,- ini merupakan kadal terbesar di dunia yang memiliki panjang hingga 7 meter.

3. Komodo salah satu hewan reptil purbakala yang masih bertahan di gugusan pulau Flores Indonesia.

4. Gugusan pulau di Taman Nasional Komodo, Flores ini sangatlah memanjakan mata. masih belum percaya? Cobain saja sendiri, dan yang terakhir 

5. Keindahan bawah air sangat mempesona waloupun saya tidak berhasil ambil foto yang baik di bawah laut, karena kurang pengalaman #Alasan

Berlayar Ke Pulau Rinca

Blog labuan 1

 Menunggu Masuk Angin Tiba

Kami dijanjikan berangkat pada pukul 09:00, dengan kapal yang di tunggangi oleh Kapten Farhan, kalau tidak salah dia orang Bima. Kami mulai merencanakan destinasi yang akan di tuju dengan kapten Farhan. Sayangnya kami gagal bernegosiasi, yang kami dapatkan hanya menuju Pulau Rinca, lalu sunset di Gili Lawa, keesokan harinya hanya snorkling di pulau Kanawa. ingin ke pulau Komodo dan Padar kini sudah pupus, entahlah mungkin kami kurang bersikeras untuk membujuk si kapten.

Blog labuan 5 

Dermaga Pulau Rinca Yang  Dipenuhi Kapal Boat Parkir

2 jam berlayar di atas birunya lautan, gugusan indah kepulauan yang terdapat di Taman Nasional Komodo ini benar-benar exotic sekali. Tak terasa akhirnya kami sampai juga di Pulau Rinca. "Carefull Crocodile Area" tertulis jelas di dermaga pulau Rinca. Yang membedakan antara Pulau Rinca dan Komodo adalah, kalau Rinca menawarkan pemandangan yang di dominasi dengan indahnya savana, kalau Pulau Komodo pemandangannya seperti hutan, namun komodo di sini besar-besar dan lebih agresif katanya #Sih. Disebabkan di pulau Komodo lebih banyak kijang yang merupakan santapan lezat komodo.

Blog Rinca 10

Rusa Yang Akan Tidak Menyadari Akan Menjadi Santapan Siang Para Kawanan Komodo

Jalan kedalam lumayan cukup bikin kulit gosong, jadi siapkan pelindung seperti topi, kacamata dan sunblok. Gapura Komodo Raksasa yang sedang memegang spanduk "Selamat Datang" akan Anda jumpai sebelum menuju loket regitrasi dan pembelian retribusi masuk wisata T.N Komodo.

blog labuan 2

Komodo Yang Dikutuk Menjadi Batu Sambil Memegang Spanduk

Saat itu tiket masuk di Pulau Rinca seharga Rp 75.000. Setelah registrasi kami di pandu dengan Ranger Mas Win, orang asli Pulau Komodo. Konon katanya Komodo tidak akan mengigit orang asli kampung Komodo. Adapun hal-hal yang perlu diperhatikan ketika berada di pulau ini adalah untuk tidak memberi makanan kepada binatang yang berada di lokasi taman nasional, bila ada luka terbuka (basah) dan wanita yang sedang haid harap melapor kepada petugas, agar menjaga jarak dengan komodo karena walaupun komodo terlihat sedang baring-baring, tetapi dia sebenarnya siaga dan bisa berlari mengejar mangsa dengan cepat.

blog labuan 3

Can You Spot The Ora? How Can You Do That?!

Blog Rinca 11

Komodo Jr. Berusaha Menyelamatkan Diri dari Santapan Komodo Dewasa

Setelah dapat penjelasan dari Mas Win, kami berlima memutuskan mengambil short trek dikarenakan kami masih harus melakukan perjalanan ke Gili Lawa. Tidak tampak moment seru di sana dikarenakan cuaca yang sangat panas, membuat komodo hanya berteduh di bawah pohon dan menunggu di bawah dapur. Perjalanan melewati semak dan savana terbuka, diakhiri dengan panorama view dari atas bukit pulau Rinca. Pemandangan yang begitu indah bisa Anda dapatkan dari atas bukit sini.

Rinca Blog 1

View Panorama yang Begitu Indah Setelah Melakukan Short Trekking

Blog Rinca 9

Jalan Panjang Mau Pulang Dengan Suasana Gersang

Di dapur sudah banyak komodo nongkrong bareng seolah seperti kucing yang sudah tahu akan dapat jatah makananan. Sampai komodo junior pun tak mau ketinggalan untuk ikut menunggu giliran. Sekali ada makanan jatuh, terjadilah perkelahian ringan antara 2-3 Komodo dengan menamparkan buntutnya ke komodo lawan. Ketika sang ketua Komodo datang monitoring (melet-melet lidah) semua pun pada diam. 

blog Rinca 7

Monitoring

Yah walaupun tidak ada moment spesial, minimal saya bersyukur masih bisa diberikan kesempatan untuk melihat langsung binatang yang hampir punah ini. Sebelumnya saya hanya bisa liat di buku RPUL warna pink. Semoga teman-teman pembaca diberikan rezeki dan kesempatan untuk berkunjung ke Taman Nasional Komodo juga, minimal 2D 1N Anda sudah bisa melihat salah satu 7 Wonders yang ada di Indonesia.  Saran saya, kalau kesini lebih baik minimal 4-6 orang agar bisa share cost sehingga beban biaya tidak terlalu berat. Lanjutan menuju Gili lawa...(II)

blog rinca 1

 Panas Tetapi Senang ( Kiri- Kanan : Fakhri, Dicky, Akmal, Wildan, Ady)

  

  • +62-812-1822-516
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Follow Me!