Journal

  • Home
  • Journal
  • Melepas Rindu Ketinggian di Gunung Merbabu

Melepas Rindu Ketinggian di Gunung Merbabu

Ingin mencoba mendaki gunung yang memanjakan kaki dan mata? Gunung Merbabu bisa menjadi pilihan kamu untuk memulai latihan mendaki gunung. Eit.. Tapi tetap jangan lupa utamakan keselamatan dengan melakukan persiapan apa-apa saja yang perlu di bawa juga persiapan fisik. 

Hotel Monica 01Hotel Favorit ketika Berkunjung ke Jogja

Disini saya mencoba menceritakan perjalanan saya di 2014 lalu, mumpung lagi "gabut" ya saya coba edit foto-foto lama sambil mengupas sedikit Gunung yang terletak di Jawa Tengah ini. 

Hotel Monica 03Tau kan kamar saya yang mana?

Langkah pertama yang saya lakukan adalah mencari informasi guide yang mau membantu saya mendaki gunung setinggi 3.142mdpl. Kebetulan Saya kenal beliau ini di sosial media Facebook, Mas Jarody namanya.  Foundernya Equator Indonesia.

Merbabu Blog 1633Sekitar Pukul 16.33 di Pos I

Jadi Equator Indonesia ini merupakan penyedia Adventure Trip dan Mountain Guide di Indonesia, bisa kamu lihat di gallery IG nya https://www.instagram.com/equatorindonesia/

Merbabu Blog 1634OTW Pos II

Kenapa saya menggunakan jasa beliau. ya selain beliau ini bersertifikat, safety first, berpengalaman, solih, nah beliau ini yang mau mengantarkan saya mendaki sendiri ke gunung yang tetanggan dengan Gn.Merapi. Padahal gak lama lagi Mas Jarod ini nikah. 

Merbabu Blog 1704Pukul 17.04 di Pos II

Mas Jarod akhirnya mau membantu saya melakukan pendakian solo ini. Bulan September 2014 saya mulai terbang dari Jakarta ke Yogyakarta. Saya bermalam di kawasan Sosrowijayan tepatnya di Hotel Monica. Kenapa hotel ini menjadi pilihan saya? ya karena terjangkau buat saya.

Merbabu Blog 1714Pemandangan perjalanan di Pos II

Walaupun begitu, hotel ini masih nyaman untuk di tempati, dekat dari mana-mana, mudah mencari makanan dan jajanan, juga banyak orang asing sliweran di daerah ini.  Dan ini kali kedua saya menginap di hotel ini. 

Merbabu Blog 1722Munculnya Moncong Merapi

Keesokan paginya saya di jemput Mas Jarod di hotel. Saya berangkat ke Selo menggunakan motor dengan membawa keril sekian kilo. Bagi penderita syaraf terjepit seperti saya ini,  rasanya sungguh menyiksa menahan beban motor selama perjalanan 2.5 - 3 jam menuju basecamp Merbabu, apalagi pada saat tanjakan. mana tahaaan.

Merbabu Blog 1814Pukul 18.02 sampai di puncak bukit yang luas di Pos III dan mendirikan tenda

Singkat cerita kami sampai Selo, Boyolali, kami belanja logistik untuk keperluan bermalam di Gunung Merbabu. Setelah belanja ke basecamp pendakian Selo untuk beristirahat dan repacking.

Merbabu Blog 1820Gunung Merapi tampak jelas terlihaat dari Pos III, pukul 18.20 kabut masih halus halus saat itu

Mendaki gunung Merbabu memiliki beberapa jalur, Yaitu : Jalur Selo di Boyolali, Tekelan (Kopeng), Suwanting (Magelang), Wekas (Magelang) dan Chuntel (Magelang). 

Merbabu Blog 1821Gagah dan merona

Bagi yang ingin memanjakan mata seperti saya, Silakan pilih jalur Selo. Konon katanya jalur ini treknya mudah juga memiliki panorama alam yang indah, juga sabana yang keren bangat. Alasan-alasan inilah yang menjadikan jalur Selo menjadi favorit para pendaki. Oya menuju Basecamp Selo ini sebaiknya menggunakan motor ya, karena jalannya kecil juga tanjakan terjal yang terkadang membuat saya harus turun dari motor. 

Merbabu Blog 1832Menjelang tenggelamnya sang surya di sisi barat

Base Camp - Pos 1 

Merbabu Malam 3Tenda Merah di sudut sudut agar (sedikit) aman dari angin

Kami mulai jalan dari basecamp Selo sekitar pukul 14.00 (lewat) menjelang sore. Tidak lama berjalan kita akan temui gerbang awal pendakian. Musim kemarau membuat setiap langkah kita meningglakan abu pasir yang berterbangan.  Siapkan masker juga kacamata agar tidak ada abu pasir yang terhirup atau kelilipan di mata bila melakukan pendakian di musim kemarau..dari base camp menuju pos 1 ini memakan waktu sekitar 2 - 2,5 jam dengan berjalan santa. Trek perjalanan juga masih landai menanjak dengan medan tanah berpasir. 

 Merbabu Malam 2Saat Purnama datang. Tak ada Milkyway, bintang pun jadi.

Pos 1 - Pos 2

Trek pelan pelan mulai menanjak, namun tanjakan nya belum berarti apa -apalah ya buat kalian. Tapi nanti akan di temui tanjakan yang cukup bikin nafas kalian ngos-ngosan ketika meenuju pos 2 ini. Sedikit demi sedikit hutan mulai terbuka dan puncak gunung Merapi mulai mengintip di perjalanan ke Pos 2 ini. Perjalanan Pos 1 - 2 ini memakan waktu kurang lebih 30 menit. 

Merbabu MalamKerlap-kerlip lampu kota

Pos 2 - Pos 3

merbabu blog
Manusia itu memang tidak ada apa-apanya ya? ckckck janganlah kau sombong pakcik

Perjalanan dari pos 2 - pos 3 memakan waktu 1 jam perjalanan. Trek mulai banyak menanjak. Pemadangan mulai terlihat begitu indah selama perjalanan ke atas bukit. Di sisi kiri bisa melihat gunung merapi dan bila kita melihat ke belakang, sudah dapat terlihat puncak Gunung Lawu di atas awan. Saya sampai di pos 3 sekitar pukul 18.00. Saat itu langit masih begitu terang. 

Merbab sore blogIni foto sore hari dari pos 3

Kami memutuskan untuk mendirikan tenda di Pos 3 ini karena selanjutnya perjalan lebih berat lagi langit juga perlahan mulai gelap. Saya mengambil beberapa shot dari pos 3 ini. Pos 3 merupakan puncak bukit yang sangat luas. Dan dari sini kita bisa melihat sekeliling gemerlap lampu kota kala malam hari. Namun tetap hati-hati dengan badai di lokasi terbuka ini. 

Pos 3 - Summit Attack 

MErbabu blog HD
Indahnya view Merbabu kala Sunrise.. Hangaaat

Nah kalo perjalanan ini saya lupa pastinya. Karena memang saya mulai bergerak naik saat  dini hari untuk mengejar sunrise. Banyak pendaki memulai summit attack dari Sabana 2 karena ini merupakan pos terdekat dan luas. Perjalanan dari pos 3 menuju Sabana 1 tanjakan yang cukup berat. Tetapi karena pendakian saya lakukan pada saat masih gelap jadi tidak terlalu berasa seperti siang hari hehehe....

Puncak Merbabu 2019View gunung-gunung di Jawa Tengah

Tetapi saya tidak dapat menikmati pemandangan indah di sabana 1 dan sabana 2 karena tidak dapat melihat apapun kecuali tenda-tenda yang berdiri di sekitar jalan setapak. 
Di Sabana 2 kami mendirikan shalat subuh yang di imami oleh Mas Jarod. Jadi mungkin sekitar jam 04.30 - 05.00 kami tiba di sabana 2. 

Profile 2019 blogSwafoto dulu akhh

Dari Sabana 2 menuju puncak membutuhkan waktu 2 jam pendakian. Dengan trek kombinasi naik dan turun. Saya khawatir telat mendapatkan sunrise di atas puncak, Karena sudah lelah jadi ya agak lama juga saya jalan ke atas.  

Merbabu Blog 1722 SunrisePerjalanan turun kembali ke pos III tuk sarapan

Gunung Merbabu memiliki 3 puncak, yaitu puncak Kenteng Songo yang berada di tengah (3.142 Mdpl), Triangulasi yang berada di kiri (3.142 Mdpl), dan puncak Syarif yang berada di kanan (3.119 Mdpl) biasanya pendaki memilih berada di puncak Kenteng Songo karena tepat berada di belakang gunung Merapi.

MErbabu Jalan pulag blogPanasnya berasa bangatz kalau siang bgini

Horison berwarna jingga kemerahan mulai membelah birunya langit. Secara perlahan matahari timbul dari horison. Puncak Lawu juga terlihat jelas dari sisi kiri saya. Mulai terlihat betapa indahnya ciptaan Allah Ta'ala .Gunung Merapi berdiri gagahnya di belakang sana. Seolah memanggil "Besok kamu kesini ya!" lalu saya jawab di dalam hati "Asssiaaaap"

Merbabu sabana blogSampai jumpa Merbabu, mungkin kita tak jumpa lagi...

Bersambung.... di kisah Merapi.....

 

 

 

 

 

  • +62-812-1822-516
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Follow Me!