Journal

Malam Pergantian Tahun Di Gunung Semeru

Gunung yang sempat nge-hits berat pada tahun 2012 ini, sempat penuh dan sesak di gandrungi muda-mudi baik pendaki maupun newbie seperti saya ini. Namun perbedaannya kala itu saya mendaki juga bukan karena film tersebut, namun memang ingin menambah photo stock saja. Pendakian Semeru ini kalau tidak salah menjadi gunung ketiga yang saya naiki. 

Pesawat blog

Perjalanan ini saya lakukan pada tanggal 29/12/2011 terbang menggunakan Batavia Air (sekarang sudah tutup usia) dari Jakarta menuju Malang, Kenapa ga naik Matarmaja mas? Keburu capek mas kalo naik kereta Mas. Lagipula saat itu tiket pesawat juga tidak mahal-mahal seperti sekarang.

Dengan ketinggian yang mencapai 3.676meter ini, menjadikan gunung Semeru gunung tertinggi di Jawa yang berlokasi di Jawa Timur, tepatnya di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Perjalanan ini dapat di katakan budget open trip yang saya ikuti dari program perjalanan DalAdventure (mugkin kini sudah ganti nama dengan TRAVAL) selama 4D 3N.  

Semeru Blog 05

Diawali meeting point di kota Malang, seeingat saya sih di stasiun Malang ya, bener-bener lupa deh saya ini. Lalu bersama teman-teman yang baru saya jumpai di lokasi  menuju Tumpang menggunakan Jeep yang sudah stand by di stasiun. 

Dari Tumpang menuju ke TNBTS dengan jeep atap terbuka, ya namanya daerah pegunungan so pasti cuaca gak bisa di tebak, apalagi di bulan Desember menjadi musim penghujan. Selama perjalanan dikelilingi hijaunya perkebunan petani, juga savana-savana yang amat luas yang ditutupi kabut tipis. 

Semeru Blog 2

Ranu Pani menjadi base camp awal pendakian, sesampainya disana segala administrasi sudah selesai di urus oleh tim DalAdventure. Karena kami sudah kesorean, jadi kami bersama-sama langsung menuju camp pertama di Ranu Kumbolo. Karena khawatir langit keburu gelap perjalanan dari Ranu Pani - Ranu Kumbolo saya lakukan dengan berjalan cepat. 

semeru blog 6Perjalanan dari Watu rejeng - Pos 1 tidak ada hal yang sulit, hanya mengikuti jalan batu setapak dan belum terlalu menanjak. dari Pos 1 - Pos 2 juga belum ada kesulitan disini hanya saja jalan sudah mulai berubah menjadi tanah dengan tanjakan landai. 

ranu kumbolo blog

Pos 2 - Pos 3 disini mulai sedikit-sedikit kita dapat menikmati pemandangaan pohon-pohon yang lebat, dengan jalan yang memutar dan cukup panjang, kalau jalanan sepi, kamu bisalah lari-lari ringan untuk mempersingkat waktu, namun tetap hati-hati dengan akar dan permukaan tanah yang licin ya guys.

semeru blog ranu kumbolo baru 9

Pos 3 - Pos 4 ini mulai membuat nafas bengek, tanjakan yang curam harus kita panjat disini, duh ile, mana saya bawa kamera dan daily pack, dalam satu keril, belum lagi sama tripodnya (pernah muda masih sok kuat). Oya disini saya ga terlalu banyak ambil foto ya, karena kameranya saya simpan dalam tas kamera di dalam tas keril saya. dan tas keril saya juga di tutupi dengan rain cover, males bangetkan ngeluarin kamera. Pokoknya saya ingin cepat-cepat sampai ranu kumbolo sebelum magrib tiba. 

Semeru Blog 3

Di pos 3 menuju pos 4 ini nanjaknya cuma sekali  deh seingat saya, sisanya siapkan dengkul dan jempol kaki kamu yang kuat untuk pengereman, karena perjalanan mulai menurun dan disisi kiri seharusnya saya bisa lihat indahnya danau ranu kumbolo, namun apa dayaku, hanya melihat kabut dalam gelapnya malam. hiks hiks.

Semeru Blog 5

3 jam dengan berjalan cepat namun santai sambil berfoto sedikit, Saya tiba juga di camp Ranu Kumbolo. Sudah tampak banyak tenda berdiri dengan pancaran sinar remang dari dalam tenda,. Saya masih celingak celinguk nyari grup trip perjalanan saya dan hanya bertemu hanya satu orang saja rekan perjalanan saya. Ternyaya dia sudah sampai pertama disana sebelum saya. Saya ikut menunggu bersamanya di dinginnya malam. Singkat cerita, tenda sudah berdiri dan kami bermalam di Ranu Kumbolo dan tanggal berganti menjadi 30/12/2012.

tanjakan cintaAlarm hp saya sudah berdering, tanda waktu untuk shalat subuh. Setalah selesai shalat saya langsung ambil kamera dan tripod untuk memotret sunrise dari balik dua bukit kembar Ranu Kumbolo. Saya ambil dari beberapa versi foto, ada yang snapshot, standar long exposure sama long exposure menggunakan filter ND1000 agar air terlihat lebih dramatis. 

Tips agar dapat hasil foto landscape yang bagus adalah, siapkan tripod yang kokoh agar foto tidak goyang, menggunakan lensa ultrawide ( 14mm, 16mm atau 24mm) , luruskan horison, menggunakan filter GND agar dapat mendapatkan keseimbangan cahaya highlite/shadow, menggunakan remote release agar kamera gak godek saat mencet shutter dan jangan puas hanya 1 foto saja. terus lakukan sampai kamu mau di tinggal group jalan kamu. 

tanjakan cinta

lanjut deh, pokoknya setelah sarapan dan packing2 dan ingat ya, ga ada mandi-mandi juga di danau ini. Saatnya menuju Kalimati, menuju kalimati ini akan melewati Tanjakan cinta, Oro-oro ombo, dan jambangan (padang edelweis). 

Start dari tanjakan cinta saja sudah bikin bengek, tapi bengeknya bikin seneng juga sih, karena view dari tas tanjakan cinta ini sangat indah, warna-warni tenda di bibir danau ini terlihat begitu indah menurut saya.

Semeru Blog

Dari tanjakan cinta menuju Cemoro kandang memakan waktu 1 jam, dengan pemandangan savana yang begitu indah, kita berjalan menyusuri oro-oro ombo.  Oro-Oro Ombo adalah padang yang luas dimana berisikan rumput, pepohonan, dan juga salah satu tanaman cantik namun mematikan, Verbena brasiliensis.

OTW Oro oro ombo

 Sesampianya di cemoro kandang, duduk santuy dulu deh di pohon besar yang tumbang, karena dari cemoro kandang ke jembangan merupakan jalur pendakian nan panjang yang pastinya mengahbiskan energi kita. Pastikan kamu tetap semangat dan sehat disini. Pokoknya saya babak belur deh disini, gak lagi-lagi rasanya mau naik kesana.  Waktu tempuh sampai jembangan kurang lebih 2 jam. 

Oro Oro Ombo Blog

 Cuaca yang tadi panas terik perlahan berubah menjadi kabut tipis dengan rintik-rintik gerimis, namun makin lama kok makin banyak rintiknya, ternyata bakal hujan deras. Saya buru-buru deh naik ke atas. karena di atas sudah disediakan makan siang sambil hujan-hujanan.Pengalaman yang sungguh tak asik buat saya, yang seharusnya pucuk pasir Semeru mulai terlihat dari atas Jembangan, tp saya tidak bisa mengambil foto apa-apa karena hujan begitu derasnya yang membuat kami harus berteduh sangat lama. 

Oro Oro Ombo Blog 2

Intensitas hujan mulai turun, gerimis kecil membuat keputusan saya untuk meneruskan  perjalanan menuju Kalimati. Pejalanan cukup menyenagkan, karena tidak ada tanjakan berarti, malah cenderung sedikit menurun. Saya juga sambil berlari karena tba-tiba di perjalanan hujan deras turun kembali. buru-buru deh masuk tenda. 

Sesampainya di kalimati, jarak pandak saya sekitar 5meteran, kabut tebal menutupi tenda group kami, sehingga sulit mencari tenda untuk berteduh dari hujan. 

Cemoro Kandang Blog

Hujan berhenti, kabut berangsur menghilang. Saya ganti pakaian lalu memotret beberapa frame dari Kalimati. Makan malam soup yang hangat dan menyegerakan tidur. Kalimati ke Kelik, perjalanan ini memerlukan waktu sekitar 2 jam, dengan melewati batas vegetasi.  Jalur mendaki ke puncak ini cukup berat, diawali dengan jalur tanah, lalu berubah menjadi jalur pasir dan berbatu. Saya di bangunkan pada pukul 11.30, ini lebih cepat dari jadwal, karena ternyata para pendaki yang menuju puncak mahameru ternyata membludak. Perjalanan di awali dengan briefing, berdoa dan menikmati snack. 

semeru blog kalimati

Perjalanan berat dalam kegelapan di mulai, headlamp terpasang sebagai penerang langkah kaki dalam bekunya malam. Beberapa pendaki tampak berguguran dalam 1 - 2 jam perjalanan, ada yang sakit, ada yang kedinginan, ada juga yang patah semangat dan turun kembali ke tendanya. 

Sepintas sayapun berpikiran hal yang sama, ingin kembali saja turun daripada menyiksa diri. lelah kuadrat menerpa. Pendakian seolah tanpa ujungnya. Mau turun pun, banyak temannya. Sial, hanya sebotol air yang saya bawa minum, dan itu pun sudah saya share dengan pendaki yang sakit dan kehausan. 

semeru blog 10

Kemacetan menuju puncak membuat saya harus berkali-kali untuk berhenti, duduk, mungkin tanpa terasa, terpejam mata membawa ke alam mimpi sesaat. Terdengar teriakan dari atas " Rock...Rock..." Ada beberapa jeritan perempuan yang membuat saya terbangun dari tidur ayam itu. "Rock" adalah pertanda ada batu yang jatuh, dan kita harus menghindarinya. Benar saja, batu sebesar bola kaki tepat berada di belakang saya. saya langsung lompat. Syukur Alhamdulillah saya masih bisa gerak cepat kala itu, dan berjanji ga mau tidur lagi deh. 

semeru blog 8

Kelik ke Puncak Mahameru, ini merupakan trek terberat. Trek jalur ini berupa pasir yang labil sehingga menyulitkan pergerakan kaki. Karena itu, pendaki sangat disarankan menggunakan gaiter untuk melindungi sepatu agar tidak kemasukan pasir. Biasanya, pendaki memerlukan waktu 4 hingga 6 jam, tergantung kekuatan fisik masing-masing pendaki. Beberapa kali abu dentuman aktivitas vulkanik beterbangan. Iya...Gunung semeru salah satu gunung yang masih sering  melakukan letusan dan kita bisa melihat kepulan asap dari letusan itu. 

Puncak Blog 01

Singkat cerita. saya akhirnya sampai juga di puncak di sekitar pukul 07.30, tidak dapat melihat sunrise di puncak bukanlah masalah buat saya, memang keong racun banget saya nyampe puncaknya. Di puncak ternyata luaaaaaas banget. bisa buat beberapaa lapangan bola diatas sana. Namun tidak ada view yang menarik menurut Saya pemandangan dari atas sini. 

Semeru Blog 7

Tak lama-lama di puncak ,Saya di haruskan turun karena kabut sudah mulai berdatangan. Bagi teman-teman yang ingin mendaki semeru, sebaiknya persiapkan kesiapan dalam latihan fisik juga mental, logistik dan equipment yang dibutuhkan. Ikuti aturan yang ada dan tetaplah berhati-hati. 

 

 

 

 

 

 

 

  • +62-812-1822-516
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Follow Me!