Journal

Itu Foto Editan Ya?

Halo, masa pendemic covid-19 ini memaksa saya untuk mengisi kekosongan waktu dengan menulis blog. Di masa pendemic covid-19 ini begitu banyak photographer baik dalam negeri maupun luar negeri  "menyumbang" raw file hasil fotonya untuk dilakukan perlombaan editing  foto. Di blog kali ini saya ingin share foto before-after dari hasil editing saya dengan menggunakan foto dari berbagai photographer, dengan rasa hormat saya akan menampilkan credit nama sang photographer (Insagram account)  untuk setiap foto yang di tampilan. Silakan kamu follow akunnya ya bila suka. 

JJAmbino

Polemik editing foto selalu menjadi pembahasan yang "panas", sama halnya dengan perdebatan antara bubur diaduk dan tidak diaduk. Masing-masing memiliki alasan sendiri untuk mempertahankan pendapatnya. Menurut pembelajaran saya, proses editing dimulai dari pre-shoot dimana bila itu seorang model, model tersebut melakukan proses touch-up/make up/ dandan terlebih dahulu, bila dalam food photography, sang stylist melakukan plating, styling garnishnya sehingga makanan terlihat sedap dipandang. Setuju? 

Photo Bunga Matahari

Pertanyaannya, boleh tidak melakukan editing? Tidak ada batasan dan aturan untuk editing foto, selama tidak melanggar etika dan norma-norma.  Editing foto dilakukan untuk meningkatkan mutu dan kualitas output yang di hasilkan oleh photographer. Kemampuan kamera yang terkadang tidak dapat memenuhi kebutuhan sang photographer, sehingga proses penyempurnaan foto dilakukan pada saat post processing di software seperti Photoshop dan Lightroom. 

Bagi kaum anti editing, foto terbaik adalah foto hasil langsung dari kamera (SOOC). Sehingga foto terlihat keasliannya dalam hal warna dan segala elemen-elemen foto yang di foto. Pada dasarnya, dalam era digital proses editing sudah terjadi di kamera itu sendiri dalam format jpeg.  

Ada beberapa hal yang dapat di lakukan dalam proses editing adalah :

  • Meningkatkan warna, merubah warna, memperbaiki warna ( hue, saturation, vibrance, color balance dsb )
  • Menghapus objek yang tidak di inginkan ( clone stamp, healing, layer mask )
  • Mengatur gelap dan terang ( brightness, contrast, curve,  level, burn dan dodge )
  • Menajamkan subjek ( sharpening )
  • Cropping

Pentingnya Editing Foto

Di masa yang penuh dengan persaingan dalam pasar bisnis online, kini peran photographer sangat penting untuk marketing sebuah bisnis. Sebuah foto dan editing yang tepat akan dapat menyampaikan sebuah pesan dengan baik kepada calon customer Hal ini yang menjadikan foto editing menjadi bagian penting dalam hal marketing, komunikasi dan branding. Dapat dilihat pertumbuhan pengguna instagram dan pinterest setiap hari mungkin kita bisa melihat jutaan news feed dari aplikasi tersebut. Ditambah software editing via mobile smartphone juga kini mulai banyak di gemari seperti Picsart, Snapseed, LR mobile, dan Ps mobile. 

Photo di Lorong

Manfaat Editing Foto

  1. Membangun Brand
    Setiap photographer memiliki sentuhan yang berbeda dalam hal mengambil gambar dan dalam hal editing foto. Gaya pengambilan foto, juga editing dapat membangun karakteristik sang photographer sehingga, gayanya tersebut dengan mudah di kenali oleh customer. Baik itu dari angle foto, lighting dan color tone.

  2. Mutu Bagus = Penjual Bagus
    Bagi para penyedia stok foto, foto yang memiliki kualitas bagus dapat menjadi magnet para customer, dalam hal ini pentingnya menampilkan foto yang bersih dan eye cathcing dengan menggunakan  beberapa sentuhan software editing foto. Begitupula dengan commercial photograper, seorang editor harus mampu merepresentasikan foto produk dan jasa yang di tawarkan. 

  3. Meingkatkan Engagement Social Media  
    Kini banyak kanal untuk meningkatkan engagement terhadap customer, social media menjadi alat marketing yang sangat efektif untuk membangun customer engagement. Tidak hanya platform social media saja, kini marketplace juga membutuhkan foto yang bermutu untuk terlihat menarik di mata calon customer. Sebelum di unggah di social media foto-foto tersebut akan melewati tahap editing baik dari foto sendiri atau dengan menambahkan visual art berupa tulisan maupun desain grafis.

Lapangan Tennis

Saya rasa tidak ada yang perlu di perdebatkan lagi antara foto di edit atau tidak di edit, karena semua sah-sah saja untuk di lakukan. Yang anti editing di karenakan belum menguasi editing, kini banyak tutorial gratis di youtube untuk editing foto. 

Sebelumnya saya ucapkan terima kasih kepada para photographer yang telah memberikan raw file nya untuk di download , saya berikan link Instagramnya, agar kamu bisa follow dan mendapatkan referensi foto portratit dari para pro:  @dannybatista @niahrosephoto @eli_infante_  @thomasnguyenphoto

Foto template

Saya juga tidak mastery dalam editing, yang saya lakukan hanya editing sederhana saja. Setiap orang memiliki "taste" editing yang berbeda-beda. Sekarang pilih mana mau bubur di aduk atau tidak di aduk? 

  • +62-812-1822-516
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Follow Me!